STAINLESS STEEL & ALUMINIUM

PRODUK KAMI

Spesifikasi Stainless Steel & Aluminium

Produk Kami

Plat Stainless Finish Hairline

Finish Hairline adalah jenis finishing permukaan pada stainless steel yang memiliki garis-garis halus searah dan konsisten, memberikan tampilan modern, elegan, dan bersih. Proses hairline dilakukan dengan pengamplasan atau brushing secara satu arah sehingga menghasilkan tekstur garis lembut yang rapi dan tidak mengkilap berlebihan.

Finishing ini banyak digunakan untuk aplikasi arsitektur dan dekoratif karena mampu mengurangi pantulan cahaya serta menyamarkan bekas sidik jari dan goresan ringan. Finish hairline sangat cocok digunakan pada lift, panel dinding, fasad bangunan, railing, kitchen set, peralatan dapur, signage, dan berbagai aplikasi interior maupun eksterior.

Secara karakteristik, stainless steel dengan finish hairline tetap mempertahankan ketahanan terhadap korosi dan kekuatan material aslinya. Finishing ini umumnya diaplikasikan pada stainless steel grade 304 dan 316, serta tersedia dalam berbagai ketebalan dan ukuran sesuai kebutuhan proyek.

plat stainless finish mirror

Finish Mirror adalah jenis finishing pada stainless steel yang menghasilkan permukaan sangat halus, mengkilap, dan reflektif seperti cermin. Proses finishing ini dilakukan melalui pemolesan bertahap hingga mencapai tingkat kilap tinggi, sehingga memberikan tampilan yang mewah, bersih, dan elegan.

Finishing mirror banyak digunakan untuk aplikasi dekoratif dan arsitektural yang menuntut nilai estetika tinggi. Material ini umum diaplikasikan pada interior dan eksterior bangunan, panel dinding, lift, signage, railing, kitchen set, peralatan dekorasi, serta elemen desain modern lainnya. Permukaannya yang reflektif mampu memberikan kesan ruang yang lebih luas dan eksklusif.

Stainless steel dengan finish mirror tetap memiliki ketahanan terhadap korosi dan kekuatan material yang sangat baik. Finishing ini umumnya tersedia pada stainless steel grade 304 dan 316, dalam berbagai ketebalan dan ukuran, serta cocok untuk penggunaan jangka panjang dengan perawatan yang tepat.

Stainless Steels 201

Stainless Steel Grade 201 merupakan jenis baja tahan karat dari kelompok austenitic yang dikenal sebagai material ekonomis dengan kekuatan mekanis yang baik. Grade ini memiliki kandungan nikel yang lebih rendah dibandingkan stainless steel 304, sehingga menjadikannya pilihan yang lebih terjangkau untuk berbagai kebutuhan umum, terutama pada aplikasi dekoratif dan penggunaan indoor.

Dalam penggunaannya, stainless steel 201 banyak diaplikasikan pada interior bangunan, peralatan rumah tangga, kitchen set, railing, pagar, furnitur, signage, serta berbagai kebutuhan fabrikasi ringan. Material ini memiliki tampilan yang menarik dan mudah dibentuk, namun lebih disarankan untuk lingkungan dengan tingkat kelembapan dan korosi rendah.

Dari segi karakteristik, stainless steel 201 memiliki kekuatan yang cukup baik, mudah difabrikasi, dan tersedia dalam berbagai bentuk seperti sheet, pipa, hollow, dan plate. Material ini juga dapat diproses dengan berbagai jenis finishing seperti hairline dan mirror, serta tersedia dalam berbagai ukuran dan ketebalan sesuai kebutuhan proyek.

Stainless Steel 304

Stainless Steel 304 merupakan jenis baja tahan karat yang paling umum digunakan dan termasuk dalam kelompok austenitic stainless steel. Material ini memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap korosi dan oksidasi karena kandungan kromium dan nikel yang seimbang, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang pada berbagai kondisi lingkungan.

Stainless steel 304 banyak digunakan dalam industri makanan dan minuman, peralatan dapur, tangki dan pipa, peralatan medis dan farmasi, konstruksi bangunan, serta aplikasi arsitektur dan dekoratif. Sifatnya yang higienis, mudah dibersihkan, dan tahan karat menjadikannya ideal untuk penggunaan indoor maupun outdoor dengan tingkat korosi ringan hingga sedang.

Dari sisi karakteristik, stainless steel 304 memiliki kekuatan yang baik, mudah dibentuk, mudah dilas, serta tersedia dalam berbagai bentuk seperti sheet, plate, pipa, hollow, dan bar. Material ini juga tersedia dengan berbagai pilihan finishing seperti hairline dan mirror, serta diproduksi sesuai standar mutu internasional seperti ASTM, JIS, dan EN.

Stainless Steel 316

Stainless Steel 316 merupakan jenis baja tahan karat dari kelompok austenitic yang memiliki ketahanan korosi sangat tinggi, terutama terhadap lingkungan yang mengandung bahan kimia, garam, dan klorida. Kandungan molibdenum pada stainless steel 316 memberikan perlindungan ekstra terhadap korosi dan pitting, sehingga menjadikannya lebih unggul dibandingkan stainless steel 304 untuk aplikasi di lingkungan ekstrem.

Stainless steel 316 banyak digunakan pada industri kimia, farmasi, makanan dan minuman, peralatan medis, perkapalan, serta aplikasi outdoor dan lingkungan laut. Material ini juga sering diaplikasikan pada tangki, pipa, peralatan proses, serta komponen arsitektur yang membutuhkan daya tahan tinggi terhadap cuaca dan zat korosif.

Dari segi karakteristik, stainless steel 316 memiliki kekuatan yang baik, tahan panas, mudah dilas, serta memiliki permukaan yang higienis dan mudah dibersihkan. Material ini tersedia dalam berbagai bentuk seperti sheet, plate, pipa, hollow, dan bar, dengan pilihan finishing seperti hairline dan mirror, serta diproduksi sesuai standar mutu internasional seperti ASTM, JIS, dan EN.

Stainless Steel 410 & 430

Stainless Steel 410 dan 430 merupakan jenis baja tahan karat yang sering digunakan untuk kebutuhan industri dan aplikasi umum dengan karakteristik yang berbeda. Kedua material ini dikenal memiliki sifat magnetik serta ketahanan yang baik untuk penggunaan tertentu dengan biaya yang lebih efisien dibandingkan stainless steel austenitic.

Stainless Steel 410 termasuk dalam kelompok martensitic stainless steel yang memiliki kekuatan dan kekerasan tinggi. Material ini dapat dikeraskan melalui proses heat treatment, sehingga cocok digunakan untuk komponen mesin, poros, baut, mur, katup, pisau industri, dan aplikasi yang membutuhkan ketahanan aus serta kekuatan mekanis tinggi. Stainless steel 410 memiliki ketahanan korosi yang baik pada lingkungan ringan hingga sedang.

Sementara itu, Stainless Steel 430 termasuk dalam kelompok ferritic stainless steel yang memiliki ketahanan korosi cukup baik dan stabilitas yang baik terhadap suhu. Material ini umum digunakan untuk peralatan dapur, panel dekoratif, kitchen equipment, peralatan rumah tangga, serta aplikasi interior. Stainless steel 430 memiliki tampilan permukaan yang menarik, mudah dibentuk, dan lebih ekonomis, namun tidak dapat dikeraskan melalui proses heat treatment.

 

Kedua jenis stainless steel ini tersedia dalam berbagai bentuk seperti sheet, plate, pipa, dan bar, serta dapat diproduksi dengan berbagai jenis finishing sesuai kebutuhan. Stainless steel 410 dan 430 diproduksi sesuai standar mutu internasional seperti ASTM dan JIS, sehingga dapat diandalkan untuk berbagai aplikasi industri maupun komersial.

Plat Stainless Warna

GOLD
CHAMPAGNE
ROSEGOLD
BLACK
BRONZE
Aluminium A1100

Aluminium A1100 merupakan jenis aluminium dengan tingkat kemurnian tinggi, yaitu sekitar 99% aluminium murni. Material ini dikenal memiliki ketahanan korosi yang sangat baik, konduktivitas panas dan listrik yang tinggi, serta sifat yang sangat lunak dan mudah dibentuk, sehingga ideal untuk berbagai aplikasi yang tidak membutuhkan kekuatan mekanis tinggi.

Dalam penggunaannya, aluminium A1100 banyak diaplikasikan pada industri kimia, tangki penyimpanan, peralatan makanan, heat exchanger, panel dekoratif, reflektor, serta berbagai kebutuhan fabrikasi ringan. Material ini sangat cocok untuk proses pembentukan seperti bending, spinning, dan stamping, serta banyak digunakan pada aplikasi yang membutuhkan permukaan halus dan bersih.

Dari sisi karakteristik, aluminium A1100 memiliki bobot yang ringan, tahan karat, mudah dilas, dan ramah lingkungan karena dapat didaur ulang. Material ini tersedia dalam berbagai bentuk seperti sheet, plate, dan coil dengan berbagai ketebalan dan ukuran, serta diproduksi sesuai standar mutu internasional seperti ASTM dan JIS.

Aluminium A2024 adalah paduan aluminium seri 2xxx yang terutama dipadukan dengan tembaga (Cu) sebagai unsur utama, serta ditambahkan magnesium (Mg) dan mangan (Mn). Paduan ini dikenal memiliki kekuatan mekanik yang sangat tinggi dibandingkan aluminium murni maupun banyak paduan aluminium lainnya, sehingga sering digunakan pada aplikasi struktural yang menuntut rasio kekuatan-terhadap-berat yang baik. A2024 banyak diaplikasikan dalam industri dirgantara, khususnya pada struktur sayap dan badan pesawat, karena mampu menahan beban dan kelelahan (fatigue) dengan baik, meskipun ketahanan korosinya relatif lebih rendah dibanding seri aluminium lainnya.

 

Dari sisi spesifikasi, aluminium A2024 memiliki komposisi kimia khas sekitar 3,8–4,9% tembaga, 1,2–1,8% magnesium, dan 0,3–0,9% mangan, dengan aluminium sebagai unsur utama. Paduan ini memiliki kekuatan tarik tinggi (sekitar 470 MPa pada kondisi T3/T4), kekuatan luluh sekitar 325 MPa, serta densitas ±2,78 g/cm³. Aluminium A2024 memiliki kemampuan mesin (machinability) yang baik, namun ketahanan korosi sedang hingga rendah, sehingga umumnya dilapisi (cladding) atau diberi perlakuan permukaan untuk meningkatkan perlindungan. Paduan ini juga tidak direkomendasikan untuk pengelasan konvensional karena berisiko mengalami retak, tetapi sangat baik untuk aplikasi yang membutuhkan kekuatan tinggi dan ketahanan lelah.

Aluminium A3003 adalah paduan aluminium seri 3xxx yang dipadukan terutama dengan mangan (Mn) sebagai unsur paduan utama. Paduan ini dikenal karena ketahanan korosinya yang sangat baik, kemudahan dalam pembentukan, serta sifat mekanik yang lebih baik dibandingkan aluminium murni. A3003 banyak digunakan pada aplikasi umum dan industri ringan hingga menengah, seperti peralatan rumah tangga, tangki penyimpanan, penukar panas, serta panel dan pelat arsitektural, karena mampu memberikan keseimbangan antara kekuatan, keuletan, dan biaya.

 

Dari segi spesifikasi, aluminium A3003 memiliki kandungan mangan sekitar 1,0–1,5%, dengan aluminium sebagai unsur utama dan sedikit unsur lain dalam jumlah kecil. Paduan ini memiliki kekuatan tarik sedang (sekitar 130–200 MPa tergantung kondisi temper), densitas sekitar 2,73 g/cm³, serta kemampuan formability dan weldability yang sangat baik. Aluminium A3003 mudah dibentuk melalui proses rolling, drawing, dan bending, serta sangat cocok untuk pengelasan. Meskipun kekuatannya lebih rendah dibandingkan paduan seri 2xxx atau 7xxx, A3003 unggul dalam ketahanan terhadap korosi dan kemudahan fabrikasi, menjadikannya salah satu paduan aluminium yang paling banyak digunakan untuk aplikasi non-struktural.

Aluminium A5052 adalah paduan aluminium seri 5xxx yang dipadukan terutama dengan magnesium (Mg) sebagai unsur paduan utama. Paduan ini dikenal memiliki ketahanan korosi yang sangat baik, terutama terhadap lingkungan laut dan atmosfer yang lembap, serta kekuatan mekanik yang lebih tinggi dibandingkan seri 3xxx. Karena sifat tersebut, A5052 banyak digunakan pada industri kelautan, otomotif, dan fabrikasi umum, seperti tangki bahan bakar, bejana tekan ringan, rangka kendaraan, serta komponen pelat dan lembaran yang membutuhkan kombinasi kekuatan dan ketahanan korosi.

 

Dari sisi spesifikasi, aluminium A5052 memiliki kandungan magnesium sekitar 2,2–2,8%, dengan tambahan kecil unsur kromium (Cr) untuk meningkatkan ketahanan terhadap retak dan korosi. Paduan ini memiliki kekuatan tarik sekitar 210–260 MPa (tergantung temper), densitas sekitar 2,68 g/cm³, serta kemampuan las (weldability) dan formability yang sangat baik. Aluminium A5052 tidak dapat diperkuat dengan perlakuan panas, tetapi dapat ditingkatkan kekuatannya melalui pengerjaan dingin (strain hardening). Dengan ketahanan korosi yang unggul, terutama terhadap air laut, serta sifat mekanik yang stabil, A5052 menjadi pilihan populer untuk aplikasi struktural ringan dan lingkungan agresif.

Aluminium A6061 adalah paduan aluminium seri 6xxx yang dipadukan terutama dengan magnesium (Mg) dan silikon (Si) sebagai unsur paduan utama. Paduan ini merupakan salah satu aluminium yang paling serbaguna karena memiliki keseimbangan yang sangat baik antara kekuatan, ketahanan korosi, kemudahan fabrikasi, dan kemampuan las. A6061 banyak digunakan pada berbagai aplikasi struktural dan teknik, seperti rangka kendaraan, komponen mesin, struktur bangunan, pipa, serta industri kelautan dan dirgantara ringan.

 

Dari segi spesifikasi, aluminium A6061 memiliki komposisi kimia khas sekitar 0,8–1,2% magnesium dan 0,4–0,8% silikon, dengan aluminium sebagai unsur utama serta tambahan kecil unsur lain. Pada kondisi perlakuan panas seperti T6, A6061 memiliki kekuatan tarik sekitar 290–320 MPa, kekuatan luluh sekitar 240 MPa, dan densitas ±2,70 g/cm³. Paduan ini dapat diperkuat melalui perlakuan panas (heat treatable), memiliki machinability yang baik, serta ketahanan korosi yang tinggi di berbagai lingkungan. Karena sifatnya yang seimbang dan mudah diaplikasikan, A6061 menjadi salah satu paduan aluminium yang paling banyak digunakan dalam industri manufaktur.

Aluminium A7075 adalah paduan aluminium seri 7xxx yang dipadukan terutama dengan seng (Zn) sebagai unsur paduan utama, serta ditambahkan magnesium (Mg) dan tembaga (Cu). Paduan ini dikenal sebagai salah satu aluminium dengan kekuatan mekanik paling tinggi, mendekati kekuatan beberapa jenis baja karbon, namun tetap memiliki bobot yang ringan. Karena karakteristik tersebut, A7075 banyak digunakan pada aplikasi struktural bertegangan tinggi, khususnya di industri dirgantara, militer, dan olahraga berperforma tinggi, seperti struktur pesawat, komponen senjata, serta rangka sepeda dan peralatan panjat.

 

Dari sisi spesifikasi, aluminium A7075 memiliki kandungan seng sekitar 5,6–6,1%, magnesium 2,1–2,5%, dan tembaga 1,2–1,6%, dengan aluminium sebagai unsur utama. Pada kondisi perlakuan panas seperti T6, paduan ini memiliki kekuatan tarik sangat tinggi (sekitar 500–570 MPa) dan kekuatan luluh sekitar 430–480 MPa, dengan densitas ±2,81 g/cm³. Aluminium A7075 bersifat heat treatable dan memiliki ketahanan lelah yang sangat baik, namun ketahanan korosinya lebih rendah dibandingkan seri 5xxx dan 6xxx serta kemampuan lasnya buruk, sehingga umumnya digunakan dalam bentuk komponen yang dikerjakan dengan mesin (machining) dan diberi perlakuan permukaan untuk perlindungan korosi.

Plat bordes adalah jenis pelat logam yang memiliki pola timbul (bertekstur) pada permukaannya, biasanya berbentuk garis, wajik (diamond), atau motif kotak. Pola timbul ini dibuat untuk meningkatkan daya cengkeram dan mencegah licin, sehingga plat bordes sangat cocok digunakan pada area yang sering diinjak atau dilalui. Plat bordes umum dibuat dari bahan aluminium, baja, atau stainless steel, dengan plat bordes aluminium menjadi salah satu yang paling populer karena ringan dan tahan korosi.

Dalam penggunaannya, plat bordes banyak diaplikasikan sebagai lantai kendaraan, lantai tangga, deck kapal, jembatan kecil, lantai pabrik, serta area publik yang membutuhkan keamanan tambahan terhadap risiko terpeleset. Selain fungsi keselamatan, plat bordes juga memiliki nilai estetika karena motif permukaannya. Secara spesifikasi, plat bordes tersedia dalam berbagai ketebalan, ukuran, dan jenis material, serta mudah dipotong dan dibentuk sesuai kebutuhan konstruksi, menjadikannya material yang praktis dan serbaguna dalam dunia konstruksi dan industri.